, ,


Terungkap, Operasi Gerilya CIA Gunakan Dumbo

Dumbo merupakan sebuah proyek yang mampu mematikan dan menghapus kamera pengawas target
Pada 3 Agustus 2017 kemarin, Wikileaks mempublikasikan bocoran dokumen yang melaporkan sebuah proyek dinas intelijen Amerika Serikat alias CIA berjudul “Dumbo”. Dumbo merupakan sebuah proyek yang mampu meretas dan memanipulasi webcam maupun kamera pengawas. Dumbo, termaktub dalam sebuah program atau aplikasi, yang bisa dimanfaatkan agen-agen CIA dalam serangkaian operasi yang dilakukan.
Mengutip dokumen berjudul “Dumbo v3.0 User Guide” bertanggal 25 Juni 2015, Dumbo memiliki beberapa kemampuan yang cocok dimanfaatkan seorang agen intelijen. Kemampuan Dumbo tersebut antara lain: menghentikan seluruh proses perekaman, merusak atau menghapus hasil rekaman sebuah webcam atau kamera pengawas, mematikan seluruh microphone yang menjadi target, dan memutus jaringan.

Secara teknis, terdapat 3 file program yang terbungkus dalam proyek Dumbo. Pertama, merupakan sebuah file program bernama “GUI.exe”. File program tersebut merupakan program utama Dumbo, tempat di mana sang agen yang menggunakannya, memanfaatkan segala fitur yang disediakan. Selanjutnya, terdapat sebuah file program bernama “wsupd.exe”. File program itu, bertujuan mematikan sistem operasi 32 bit yang menjadi target. Dan terakhir, terdapat sebuah file program bernama “wermgr.exe.” sebuah file program yang berfungsi mematikan sistem operasi 64 bit yang menjadi korban.

BACA  Museum ini Gunakan Teknologi Canggih untuk Melihat Sejarah

Selain file program utama, Dumbo juga menyediakan sebuah file program bernama “scanner.sys”. File program itu, berfungsi sebagai driver jika sistem operasi target membutuhkannya. Sebagaimana diketahui, dalam sistem operasi berbasis Windows, pengguna mengenal sebuah istilah bernama Driver. Driver, secara sederhana, merupakan pemberi petunjuk bagi sistem yang baru dipasang supaya mengenal sistem operasi induknya.

Dalam sebuah dokumen berjudul “Dumbo v3 User Guide” tertanggal 6 Juli 2015, Dumbo hanya bisa dijalankan jika komputer korban atau target menggunakan Windows XP 32 bit, Windows Vista, dan versi terbaru Windows. Namun, Dumbo tidak akan bekerja pada sistem operasi Windows XP 64 bit.

Bocornya Dumbo oleh Wikileas, merupakan bagian dari serangkaian bocoran yang diberi tajuk “Vault 7.” Kebocoran bertajuk Vault 7 itu, kali pertama dipublikasikan oleh Wikileaks pada 7 Maret 2017. Pada bagian pertama serangkaian bocoran yang dipublikasikan, Wikileaks membocorkan 8.761 dokumen yang mereka beri nama serial “Year Zero.”

 

Operasi Senyap CIA Memanfaatkan Dumboshare infografik

Year Zero, mengutip mukadimah bocoran Wikileaks, merupakan sebuah proyek program peretasan oleh CIA yang digunakan untuk memata-matai musuh di seluruh dunia. Year Zero berisi program, malware, hingga exploit yang bisa dimanfaatkan untuk aksi penyadapan dan mata-mata. Year Zero memanfaatkan sebuah celah kemananan pada suatu teknologi bernama “zero day”, istilah yang diberikan pada suatu program atau aplikasi yang baru ketahuan memiliki lubang atau celah kemananan namun belum sempat melapor kepada pembuat program atau aplikasi itu.

BACA  CEO Apple, Facebook, dan Google Bersatu Menentang Diskriminasi Texas

Secara lebih mendalam, kemampuan CIA perihal peretas itu bahkan diakomodasi melalui sebuah divisi peretasan yang dibuat secara khusus oleh CIA. Diketahui, sebuah divisi bernama Center for Cyber Intelligence (CCI) menjadi bagian CIA yang bertugas membuat alat-alat peretas. Wikileaks mengungkapkan, CCI memiliki 5.000 anggota teregistrasi yang menghasilkan ribuan sistem peretasan, trojan, virus, hingga malware. Wikileaks menyebut kemampuan divisi peretasan itu membuat CIA tak ubahnya memiliki NSA-nya sendiri.

Dalam bocoran Vault 7 yang dipublikasikan Wikileaks, yang cukup terkenal ialah sebuah alat bernama Weeping Angel. Weeping Angel, mampu mengubah TV pintar buatan Samsung menjadi telinga bagi sang agen. Dengan menciptakan mode mati palsu pada TV itu, microphone dalam perangkat dihidupkan secara sembunyi-sembunyi melalui Weeping Angel.

Hal ini membuktikan bahwa kekuatan yang sangat kuat dimiliki oleh intelejen Amerika dalam memata- matai dunia.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *